sebuah paradoks untuk perfilman Indonesia, bagaimana tidak disaat negara ini dilanda berbagai bencana alam yang terus mendera, permasalahan ekonomi dan politik yang tiada tara selalu menghampiri negara kita , justru juga merambat ke industri perfilman Indonesia.
melihat dan belajar pada pengalaman saya yang selalu mengikuti perkembangan film horror Indonesia sejak kecil hingga sekarang masih banyak sekali hal yang saya anggap sangat kurang kreatif dari produser produser indonesia itu sendiri , sekarang film horror tak lagi identik dengan horror tetapi lebih ke kesan menjual sisi "sensual". tidak menyangkal bahwa itu merupakan bumbu penting dalam film, tapi setidaknya hal itu sudah dipertimbangkan lagi ide cerita yang kreatif, jangan asal ada adegan seksi supaya film laku keras dipasaran . mestinya hal ini bakal jadi pelajaran yang berari dimana negara kita sekarang sudah mempunyai UU tentang pornografi jadi prouduser film kita harus lebih kreatif lagi .....
Rabu, 29 Juni 2011
Kamis, 28 April 2011
Lagu baru ARIEL PETERPAN
Guys, nie merupakan lagu baru dari Ariel Peterpan yang saya dapat di situs Stafaband. judulnya "DARA", bagi sahabat peterpan nie merupkan lagu yang akan menghapus kerinduan sahabat peterpan akan karya - karya dari Ariel.
ini liriknya
dan jangan kau bersedih
ku tahu kau lelah
tepiskan keruh dunia
biarkan mereka, biarkan mereka
tenangkan hati di sana
tertidur kau lelap
mimpi yang menenangkan
biarkan semua, biarkan semua
* kurangi beban itu
tetap lihat ke depan
tak terasingkan dunia
dua jiwa perih
masih ada disana
untuk kita berdua
dalam hati yang menyatu
tempat kita berdua
repeat *
masih ada di sana, untuk kita berdua
dalam hati yang menyatu
tempat kita berdua
dan jangan kau bersedih
ku tahu kau lelah, tepiskan keruh dunia
preview dan download lagu
ini liriknya
dan jangan kau bersedih
ku tahu kau lelah
tepiskan keruh dunia
biarkan mereka, biarkan mereka
tenangkan hati di sana
tertidur kau lelap
mimpi yang menenangkan
biarkan semua, biarkan semua
* kurangi beban itu
tetap lihat ke depan
tak terasingkan dunia
dua jiwa perih
masih ada disana
untuk kita berdua
dalam hati yang menyatu
tempat kita berdua
repeat *
masih ada di sana, untuk kita berdua
dalam hati yang menyatu
tempat kita berdua
dan jangan kau bersedih
ku tahu kau lelah, tepiskan keruh dunia
preview dan download lagu
"PiterBand" peniru "Peterpan"
Industri musik indonesia memang telah berkembang dengan pesat , begitu pula perkembangan kedewasaan musik yang dimiliki, saat ini lagi fenomena band plagiat yang sempat dicapkan ke beberapa band Indonesia akibat karya - karya mereka yang hampir mirip dengan karya orang lain dan lain sebagainya. namun terlepas dari hal tersebut layak kita tinjau dan lihat bagaimana industri musik tanah air semakin memprihatinkan , terkadang ke orisinilan suatu karya dan kualitas bermusik menjadi hal yang dikesampingkan , sebagai contoh sekarang ada band baru yang mengusung nama "piterband" tentu kita sekalian tahu bahwa nama itu hampir sama dengan band fenomenal "Peterpan" yang dikenal masyarakat kita, "peterband" menurut pandangan saya hanya ingin mencari sensasi tanpa diikuti oleh kualitas musik dan kreativitas yang tinggi, simak pernyataan Chartly ST 12 dalam situs vivanews, http://showbiz.vivanews.com/news/read/214568-idolakan-ariel--charly-st12-bentuk-piter-band, beliau hanya mengatakan bahwa hal ini hanya sebuah sensasi, tetapi hal ini tentu akan mengundang banyak sekali reaksi dari "Sahabat Peterpan" maupun dari kalangan masyarakat yang lain, di cap sebagai plagiator dll,. apakah ini wajah industri musik Indonesia?? saya pun hanya bisa geleng kepala karena terlalu banyak sensasi yang dimunculkan daripada kualitas dan kreativitas bermusik yang ditonjolkan, namun apapun itu saya tetap mendukung kemajuan Industri Musik Indonesia.
salam sahabat PETERPAN.
photo vokalis "piterband" dibandingkan dengan ariel "Peterpan"
salam sahabat PETERPAN.
photo vokalis "piterband" dibandingkan dengan ariel "Peterpan"
Jumat, 22 April 2011
Tugas Evaluasi,
Tes tertulis untuk prestasi belajar
Tes tertulis untuk prestasi belajar
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Evaluasi merupakan hal yang penting dalam mencapai tujuan pembelajaran, evaluasi juga sebagai alat untuk mengetahui relevansi materi dan pengalaman belajar – mengajar terhadap tujuan pembelajaran. Metode penilaian hasil belajar pada evaluasi sangat penting, tes tertulis untuk prestasi belajar merupakan salah satu instrumenya. Pengajaran yang efektif menghendaki digunakannya alat – alat untuk menentukan apakah suatu hasil belajar yang diinginkan telah benar – benar tercapa atau sampai dimanakah hasil belajar yang diinginkan telah tercapai.
Tes tertulis untuk hasil belajar adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian yang berbentuk suatu tugas atau serangkaian tugas yang harus dikerjakan oleh anak atau sekelompok anak didik sehingga menghasilkan suatu nilai tentang tingkah laku atau prestasi anak tersebut yang dapat dibandingkan dengan nilai yang dicapai oleh anak lain atau dengan nilai standar yang diterapkan.
Untuk mengkaji test tertulis untuk prestasi belajar dalam makalah ini dipaparkan berbagai macam jenis test diantaranya teest subyektif dan test obyektif, serta pengembangan dan penjabaran dari test tersebut serta pengukuran dari beberapa ranah yang ada yaitu ranah afektif, dan psikomotor.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa saja bentuk – bentuk tes tertulis untuk prestasi belajar?
2. Apakah kelebihan dan kekurangan masing – masing test tersebut?
3. Apa yang dimaksud dengan pengukuran ranah Afektif dan Psikomotor?
1.3 Tujuan
1. Untuke mengetahui bentuk – bentuk untuk prestasi belajar
2. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan masing – masing test tersebut.
3. Untuk mengetahui pengertian dari pengukuran ranah afektif dan psikomotor.
1.4 Manfaat
Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah secara tidak langsung dapat menambah wawasan bagi para pembaca mengenai test tertulis untuk hasil belajar itu sendiri.
1.5 Metode Penulisan
Dalam pembuatan makalah ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap bahan-bahan kepustakaan yang sesuai dengan permasalahan yang diangkat dalam makalah ini yaitu test tertulis untuk hasil belajar. Sebagai refrensi juga diperoleh dari situs web internet yang membahas mengenai identitas nasional.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Bentuk – Bentuk Test Tertulis Untuk Prestasi Belajar
Menurut (Nurkancana, dan Sunartana.1990) Test adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian yang berbentuk suatu tugas atau serangkaian tugas yang harus yang dikerjakan oleh anak atau sekelompok anak sehingga menghasilkan suatu nilai tentang tingkah laku atau prestasi anak tersebut, yang dapat dibandingkan dengan nilai yang telah dicapai oleh anak – anak lain atau dengan nilai standar yang telah ditentukan. Dalam hal ini dibedakan atas dua bentuk test yaitu :
a. Test Subyektif
Menurut (Arikunto, Suharsimi.1988) pada umunya test ini berbentuk essay (uraian). Tes bentuk essay adalah sejenis test kemampuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan atau uraian kata – kata. Ciri – ciri pertanyaannya didahului dengan kata – kata seperti : uraikan, jelaskan, mengapa, bagaimana, bandingkan, simpulkan dan sebagainya. Soal – soal bentuk essay biasanya jumlahnya tidak banyak hanya sekitar 5-10 buah soal dalam waktu kira – kira 90 s/d 120 menit. Soal – soal jenis ini menuntut kemampuan siswa untuk dapat mengorganisir, menginterprestasi, menghubungkan pengertian – pengertian yang telah dimiliki. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa test essay menuntut siswa untuk dapat mengingat – ingat dan mengenal kembali dan terutama harus mempunyai daya kreativitas yang tinggi.
Menurut (Nurkancana, dan Sunartana.1990) test essay adalah suatu bentuk test yang terdiri dari suatu pertanyaan atau suatu suruhan yang mengkendaki jawaban yang berupa uraian – uraian yang relative panjang. Bentuk – bentuk pertanyaan atau suruhan tersebut mengharapkan agar siswa menunjukan pengertian mereka terhadap materi yang dipelajari.
b. Test Obyektif
Menurut (Arikunto, Suharsimi.1988) test obyektif adalah test yang dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara obyektif. Hal ini memang dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan – kelemahan dari test bentuk essay. Dalam penggunaannya test obyektif ini jumlah soal yang diajukan jauh lebih banyak daripada test essay.
Menurut (Nurkancana, dan Sunartana.1990) test obyektif dapat pula dikatakan “short answer” test atau “new type” test. Test obyektif terdiri dari item – item yang dapat dijawab dengan jalan memilih salah satu alternatif yang benar dari sejumlah alternative yang tersedia atau dengan mengisi jawaban yang benar dengan beberapa perkataan atau simbul.
Ada beberapa macam test obyektif, diantaranya adalah :
1. Test benar salah (True false). Soal – soalnya berupa pernyataan – pernyataan (statement). Statement tersebut ada yang benar dan ada yang salah. (Arikunto, Suharsimi.1988).
2. Tes Pilihan Ganda (Multiple Choice Test) terdiri atas suatu keterangan atau pemberitahuan tentang suatu pengertian yang belum lengkap. Dan untuk melengkapinya harus memilih satu dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan.
3. Menjodohkan (matching test) terdiri atas satu seri pertanyaaan dan satu seri jawaban. Masing – masing pertanyaan mempunyai jawaban yang tercantum dalam seri jawaban.
4. Test isian (completion test) test menyempurnakan atau test melengkapi. Test isian terdiri atas kalimat – kalimat yang dihilangkan atau yang harus diisi oleh siswa.
2.2 Kelebihan dan Kekurangan dari Test Tertulis Untuk Prestasi Belajar
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dari beberapa test yang sudah dipaparkan diatas diantaranya :
a. Test Subyektif
Kelebihan
- Mudah disiapkan dan disusun
- Tidak memberi banyak kesempatan untuk bespekulasi atau untung – untungan
- Mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat serta menyusun dalam bentuk kalimat yang bagus.
- Member kesempatan pada siswa untuk mengutarakan maksudnya dengan gaya bahasa dan caranya sendiri,
- Dapat diketahui sejauh mana siswa mendalami sesuatu masalah yang diberikan.
Kelemahan
- Kadar validitas dan realibilitas rendah karena sukar diketahui segi – segi mana dari pengetahuan siswa yang betul – betul telah dikuasai.
- Kurang representative dalam hal mewakili seluruh scope bahan pelajaran yang akan di test karena soalnya hanya beberapa saja (terbatas).
- Cara memeriksanya banyak dipengaruhi oleh unsure – unsure subyektif.
- Pemeriksaanya lebih sulit sebab membutuhkan pertimbangan individual lebih banyak dari penilai.
- Waktu untuk koreksinya lama dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain.
b. Test Obyektif
Kebaikan
- Mengandung lebih banyak segi – segi yang positif, misalnya lebih representative mewakili isi dan luas bahan, lebih obyektif, dapat dihindari campur tangannya unsur – unsur subyektif baik dari segi siswa maupun segi guru yang memeriksa.
- Lebih mudah dan cepat cara memeriksanya karena dapat menggunakan kunci test bahkan alat – alat hasil kemajuan teknologi.
- Pemeriksaannya dapat diserahkan orang lain.
- Dalam pemeriksaan, tidak ada unsure subyektif yang mempengaruhi.
Kekurangan
- Persiapan untuk menyusunnya jauh lebih sulit dari pada test essay karena soalnya banyak dan harus teliti untuk menghindari kelemahan – kelemahan yang lain.
Kamis, 21 April 2011
LKTG Nasional
guys nie brosur LKTG Nasional yang diadain jurusan pendidikan Geografi Undiksha, untuk info silahkan lihat langsung
wayan citra
KETENTUAN LOMBA KARYA TULIS GEOGRAFI
TAHUN 2011
PENJELASAN UMUM
A. Persyaratan Peserta
· Peserta Lomba Karya Tulis Geografi (LKTG) adalah mahasiswa program So dan S1, perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
· Peserta LKTG diikuti maksimal 3 orang tiap timnya.
· Peserta hanya diperkenankan untuk mengirimkan satu judul karya tulis.
· Karya Tulis Ilmiah bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah menjadi finalis atau memenangkan kompetisi karya tulis sebelumnya di tempat lain.
B. Tema
Berikut ini adalah tema dan sub tema yang dapat dipilih sebagai acuan penulisan.
“Membangun Pemahaman tentang Inter-relasi antara Penduduk, Lingkungan dan Pembangunan dalam Perspektif Geografi”
a. Dinamika Pergerakan Penduduk
b. Keberlanjutan Lingkungan : Interaksi dan Konflik
c. Pengembangan Wilayah Fisikal dan Humanikal
d. Implementasi Pendidikan Geografi Kontemporer.
e. Aplikasi SIG
C. Sifat dan Isi Tulisan
Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
· Kreatif dan Objektif
a. Tulisan berisi gagasan yang kreatif untuk mensolusikan suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat yang merupakan hasil pemikiran secara divergen atau pemikiran yang terbuka.
b. Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak menonjolkan permasalahan subjektif.
c. Tulisan didukung oleh data dan atau informasi terpercaya.
d. Bersifat asli, menjauhi plagiatisasi.
· Logis dan Sistematis
a. Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut.
b. Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis-sintesis, simpulan, dan memuat saran-saran.
· Isi tulisan berdasarkan telaah pustaka dan atau hasil pengamatan atau interview, tetapi bukan hasil penelitian eksperimental (yaitu penelitian yang memberikan perlakuan pada objek yang diamati).
· Materi karya ilmiah merupakan isi mutakhir (current issues) atau aktual, revitalisasi, dan atau rekonstruksi nilai-nilai yang mendukung tema atau topik.
D. Pembimbing
Setiap kegiatan penulisan dari mahasiswa, perlu mendapat bimbingan dari seorang dosen secara intensif. Oleh karena itu, seorang pembimbing hanya boleh membimbing mahasiswanya maksimal dua (2) orang.
PENULISAN KARYA TULIS
A. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut.
1. Bagian Awal
a. Halaman Judul
b. Lembar Pengesahan
c. Kata Pengantar dari penulis.
d. Daftar isi dan daftar lain yang diperlukan, seperti daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran.
e. Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya dua halaman yang mencermikan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, simpulan, dan rekomendasi.
2. Bagian Inti
a. Pendahuluan
b. Telaah Pustaka atau Kerangka Teoritis
c. Metode Penulisan
d. Bagian Isi / Pembahasan
e. Penutup
3. Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka
b. Daftar Riwayat Hidup (biodata atau curriculum vitae)
c. Lampiran (jika diperlukan).
B. Persyaratan Penulisan
1. Naskah ditulis minimal 20 halaman dan maksimal 25 halaman. Jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan jumlah halaman tersebut dapat mengurangi penilaian.
2. Bahasa yang digunakan baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, satu kesatuan, lugas, runut, logis, dan bahasa selain Bahasa Indonesia dicetak miring, menggunakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan, seperti tdk, tsb, yg, dng, dll, sbb.
C. Pengetikan
Karya tulis diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4 (font 12, Times New Roman Style).
PENILAIAN
Penilaian karya tulis mahasiswa dilakukan oleh tim juri yang berjumlah tiga (3) orang yang akan menilai karya tulis dan presentasi para finalis LKTG.
Berikut adalah poin-poin yang akan dinilai
| No | Kriteria Penilaian | Bobot | Skor | Skor Terbobot |
| 1 | Format Makalah:
| 5 | | |
| 2 | Kreativitas Gagasan:
inovatif
| 20 (10) (10) | | |
| 3 | Topik yang dikemukakan:
| 5 | | |
| 4 | Data dan sumber informasi:
| 10 (5) (5) | | |
| 5 | Pembahasan, simpulan, dan transfer gagasan
| 20 (10) (5) (5) | | |
| | SKOR TERBOBOT TOTAL (BS) MAKSIMAL : 600 | 60 | | |
| No | Kriteria Penilaian | Bobot | Skor | Skor Terbobot |
| 1 | Penyajian: · Sistematika penyajian dan isi · Alat Bantu · Penggunaan bahasa tutur yang baku · Cara presentasi (sikap) · Ketepatan waktu | 15 | | |
| 2 | Tanya jawab: · Kebenaran dan ketepatan jawaban · Cara menjawab · Keterbukaan peserta dalam menjawab pertanyaan | 25 | | |
| | SKOR TERBOBOT TOTAL (BS) MAKSIMAL 400 | 40 | | |
PENUTUP
Pedoman ini diharapkan menjadi acuan bagi seluruh peserta LKTG. Semoga pedoman ini bermanfaat bagi yang memerlukannya. Hal-hal yang kurang jelas akan dibahas lebih lanjut.
KETENTUAN LAIN
· Biaya pendaftaran sebesar Rp 100.000,- per tim. Dapat dibayarkan secara langsung atau dapat ditransfer melalui rekening BNI cabang Singaraja a.n Ni Putu Mas Puspitha Dewi. No rekening 0213593849
· Setelah melakukan pembayaran harap melakukan konfirmasi Via Telepon.
· Pendaftaran LKTG dibuka mulai 2 s/d 4 Mei 2011.
· Peserta mendaftar dengan mengunduh dan mengisi form pendaftaran di blog geosphere_undiksha@yahoo.com, via e-mail geosphere_undiksha@yahoo.com, dan facebook Imahagi Region IV.
· Penyerahan/pengumpulan Karya Tulis paling lambat tanggal 6 Mei 2011
· Karya tulis dikirimkan dan/atau dikumpulkan dalam bentuk hardcopy rangkap empat (4) beserta softcopy dalam 1 keping CD serta mengirim back-up soft file karya dalam bentuk file rtf/doc dan pdf (cover hingga lampiran dijadikan dalam satu file) dengan format nama file sebagai berikut
Nama ketua tim _ asal universitas_ judul karya
atau ke: sekretariat HMJ Pend. Geografi, Jalan Udayana Singaraja-Bali
· Peserta yang lolos 6 (enam) besar akan diumumkan via e-mail pada tanggal 28 Mei 2011.
· Peserta yang lolos 6 (enam) besar akan diundang untuk mempresentasikan karya tulisnya dihadapan dewan juri pada tanggal 3 Juni 2011.
· Dewan juri pada LKTG ini terdiri dari 3 orang yang berkompeten dibidangnya.
· Hadiah
Juara I : Piala Tetap, Piagam, Uang Pembinaan
Juara II: Piala Tetap, Piagam, Uang Pembinaan
Juara III: Piala Tetap, Piagam, Uang Pembinaan
Masing-masing finalis akan mendapatkan piagam.
Langganan:
Postingan (Atom)

