sebuah paradoks untuk perfilman Indonesia, bagaimana tidak disaat negara ini dilanda berbagai bencana alam yang terus mendera, permasalahan ekonomi dan politik yang tiada tara selalu menghampiri negara kita , justru juga merambat ke industri perfilman Indonesia.
melihat dan belajar pada pengalaman saya yang selalu mengikuti perkembangan film horror Indonesia sejak kecil hingga sekarang masih banyak sekali hal yang saya anggap sangat kurang kreatif dari produser produser indonesia itu sendiri , sekarang film horror tak lagi identik dengan horror tetapi lebih ke kesan menjual sisi "sensual". tidak menyangkal bahwa itu merupakan bumbu penting dalam film, tapi setidaknya hal itu sudah dipertimbangkan lagi ide cerita yang kreatif, jangan asal ada adegan seksi supaya film laku keras dipasaran . mestinya hal ini bakal jadi pelajaran yang berari dimana negara kita sekarang sudah mempunyai UU tentang pornografi jadi prouduser film kita harus lebih kreatif lagi .....